Nanda's Blog

Share a smile, Share information

Wonderland August 27, 2012

Filed under: Cerita Otak,Pemikiranku — nanda @ 8:39 pm

Peri biru itu lelah terbang, akhirnya memutuskan untuk beristirahat di dahan pohon. Keberadaanya sangat dekat dengan seorang gadis remaja yang sedang menghabiskan waktu dengan ibunya.

Peri biru mendengar percakapan mereka.”Ibu kenapa aku ada?”tanya gadis tersebut. “Karena kamu dikirimkan Tuhan untuk lahir ke dunia” jawab ibunya. “Kenapa Tuhan mengirimku?” lanjut sang gadis. “Karena dia sayang padamu, karena itu dia mengirimmu” jawab sang ibu. “Kenapa malah dia mengirimku kesini, jika Dia sayang padaku?”, “seharusnya jika Dia sayang padaku maka dia membuat aku tetap tinggal di dekatnya”

Sang ibu tersenyum menarik napas dan berkata sambil membelai kepala anak gadisnya yang mulai beranjak remaja.”Jika kamu terlalu menyayangi seseorang maka kamu pasti ingin dia menjadi lebih baik bukan?” tanya sang ibu. “Tentu saja” jawab gadis itu dengan bingung.

“Begitu juga dengan Tuhan, Dia menyayangimu karena itu dia ingin kamu menjadi lebih baik”.”Dia ingin kamu belajar tentang kehidupan ditempat lain, Dia ingin kamu mengenal banyak hal. Jika Dia terus menahanmu untuk selalu di dekatnya maka itu berarti dia menghalangi kamu untuk menjadi lebih baik, lebih bijaksana, bukankah itu lebih kejam?” tanya sang ibu.

“Apakah Dia tidak kasihan padaku, saat aku terkadang menangis,atau merasa kesepian dan semua orang tidak ada? Saat aku terluka, terjatuh dan terkadang merasa putus asa, Jika Dia memang sayang padaku seharusnya dia menjemputku saat aku merasa tak tahan lagi dengan semua hal itu.”

“Jika Dia selalu datang menjemput saat terjatuh atau putus asa, maka kapan kamu akan belajar menjadi dewasa?” “Dia juga sedih melihatmu menangis, dia juga ingin segera menenangkan hatimu, namun Dia menahan diri, Dia berpikir ini untuk kebaikanmu sendiri,Dia hanya dapat membantu serta mengawasi dari jauh,Selama Dia yakin kamu mampu melewati rintangan Dia akan tetap memberi semangat padamu.Dia selalu berjalan disampingmu seumur hidupmu.”

“Lalu tidakkah dia pernah memberikan aku sesuatu yang aku inginkan” Tanya gadis tersebut

“Sayang tidakkah kamu sadar, saat kamu tersenyum dan bahagia akan suatu hal, sebenarnya itu adalah hadiah darinya dengan membuat suatu yang bisa membuatmu bahagia dan tersenyum”

“Ini tidak adil, aku tersenyum karena hal yang memang membahagiakan untukku, dia tidak pernah datang dengan hal yang memang aku inginkan” kata gadis itu dengan cemberut

“Menurutmu apakah sesuatu yang terjadi di seluruh kehidupanmu tidak ada penyebab?Akankah muncul akibat bila tanpa sebab? Sebab dan akibat yang muncul dalam suatu waktu membuat hidupmu penuh dengan warna, entah itu sedih, marah, kecewa, bahagia, cinta dan sakit. Dengan mempelajari seluruh warna itu maka kamu akan tumbuh menjadi seorang yang peka. Apabila kamu dapat mengendalikan seluruh warna yang kamu miliki maka kamu telah membuatNya bangga padamu.” kata sang ibu

“Ma aku tak terlalu mengerti penjelasanmu, tapi aku mengerti satu hal, dia ingin aku belajar didunia ini dengan baik. Baiklah aku akan belajar dengan baik disini.Dan ma,tampaknya ada satu hal yang terlewat” Kata gadis itu dengan senyum penuh makna

“Apa itu sayang?”tanya sang ibu
“Dia memberiku seseorang yang bisa mengajariku dengan sabar serta yang dapat menyayangiku dengan tulus. Aku menyayangimu ma” kata gadis itu seraya memeluk sang ibu

Peri biru itu merasa sudah cukup untuk beristirahat, Dia segera terbang dan kembali pulang.

“Apakah dia belajar dengan baik?” tanya Pria itu dengan pandangan bijaknya. “Tentu saja, dia belajar dengan baik, keingintahuannya amat besar, namun beruntung dia memiliki malaikat penjaga yang amat baik” Jawab Peri biru itu.

“Mendengar dia memiliki rasa ingin tahu yang besar serta tuntunan dari seseorang yang penuh kasih aku merasa sangat bahagia, aku berharap kelak dia akan menyadari dan mengerti tentang kebijaksanaan dan kasih sayang” Jawab pria itu dengan senyum hangatnya.

 

 

 

 

One Response to “Wonderland”

  1. keisa Says:

    Jika diperhatikan sebenarnya, gadis remaja itu hanya ingin jawaban dari apa yang dia pikirkan.Dia juga bukan tipe yang akan meratapi kepergian orang yang didekatnya.Karena dengan segala kebijaksanaan yang dia pelajari maka dia dapat mengerti bahwa tidak ada yang kekal kecuali perubahan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s